<p><strong>DALUNG (23/12/2025)</strong> – Tari Sekar Tunjung, yang dikenal sebagai salah satu tarian khas sekaligus maskot Desa Dalung, kembali memukau para penonton saat ditampilkan dalam perayaan HUT ST. Eka Dharma Bhakti Tegal Luwih. Keindahan gerak dan makna sakral yang terkandung di dalamnya menjadi pembuka yang penuh keindahan pada acara yang digelar Sabtu (6/12) di Balai Banjar Tegal Luwih, Desa Dalung. Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Camat Kuta Utara Ni Luh Putu Laksmi Dewi, S.STP, M.A.P., Sekretaris Desa Dalung I Made Trimayasa, S.E., Bendesa  Adat Padang Luwih I Ketut Adi Ardana, S.E., Kelian Banjar Dinas Banjar Tegal Luwih I Made Agus Sawitra., Kelian Banjar Dinas se-Desa Dalung, Kelian Suka Duka se-Dalung Permai., Ketua Karang Taruna GARUDA Dalung I Ketut Bijaya Negara, S.H., Ketua Yowana Eka Dharma Bhakti beserta anggota., Ketua Kelompok PKK Banjar Dinas Tegal Luwih beserta anggota., serta antusias masyarakat yang hadir menyaksikan serangkaian acara serta diatensi oleh Pecalang, Satlinmas., Babinsa, dan Bhabinkabtimnas Desa Dalung.</p> <p> </p> <p>Tari Sekar Tunjung menjadi  tarian tradisional yang menjadi ikon Desa Dalung, menunjukkan keindahan dan bakat seniman lokal. Desa Dalung memiliki kebanggaan terhadap tari maskot yang dikenal dengan nama Tari Sekar Tunjung atau Teratai. Tarian ini memiliki makna menggambarkan keindahan, kesucian, dan kelembutan, sekaligus mencerminkan kepribadian masyarakat Desa Dalung yang penuh kedamaian dan keharmonisan. Tarian ini sering digunakan pada acara resmi desa dan seringkali menjadi pembuka kegiatan seni dan budaya di Desa Dalung.</p> <p> </p> <p>Diwawancarai setelah kegiatan, salah satu penari Sekar Tunjung bernama Ica mengatakan dirinya sangat senang bisa ikut dan menjadi salah satu penari Sekar Tunjung yang sering tampil di beberapa acara. <em><strong>“Senang sekali rasanya. Kami hanya berlatih selama empat hari, dan hanya satu orang yang awalnya belum bisa. Namun ia sudah dilatih langsung oleh teman saya yang sudah menguasai gerakannya,”</strong></em> ujarnya.</p> <p> </p> <p>Ditambahkan oleh Nesya yang mengatakan bahwa awalnya Tarian Sekar Tunjung latihan menggunakan guru tari, namun pada saat mereka sudah bisa mereka belajar sendiri. Latihan yang dilakukan bersama-sama di salah satu rumah anggota penari Sekar Tunjung. <em><strong>“Seperti yang disampaikan teman saya tadi, latihan tarian ini telah dilakukan sebanyak empat kali sebelum pentas. Semoga kedepannya ST. Eka Dharma Bhakti Tegal Luwih dapat terus berjalan dengan baik dan meraih kesuksesan,”</strong></em> ujarnya.</p> <p> </p> <p><strong>(KIMDLG-008).</strong></p>
Tari Sekar Tunjung, Maskot Desa Dalung yang dibawakan Pada Perayaan HUT ST. Eka Dharma Bhakti Tegal Luwih Desa Dalung
23 Dec 2025